Tampilkan postingan dengan label Poems. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Poems. Tampilkan semua postingan

Jumat, Juli 23, 2010

Kutitipkan Cintaku pada Mentari

Sayang,
ku titip kan cinta ini pada matahari yang selalu setia menyinari bumi,
walaupun dia kadang enggan bersinar,
tapi kan selalu ada mendampingi bumi.
Begitu juga dengan cintaku.

Sayang kutitipkan cinta ini,
pada matahari dengan harapan suatu saat nanti kau bisa menatap matahari dan bisa membaca bahwa ada cintaku disana…

Sayang mungkin aku tidak bisa bermuluk-muluk padamu,
karna kuyakin suatu saat kau tau bahwa aku kan setia selagi aku mampu.

Sayang cintaku ini seperti matahari,
walaupun suatu saat kujenuh padamu,
tapi yakinlah aku selalu ada untukmu..

Sayang,
kutitipkan cinta ini pada matahari,
berharap kau bisa menatap matahari itu,
dan kau kan tau…

Sayang,
ku akan tetap menitipkan cinta ini pada matahari,
walaupun nantinya kau tak kan pernah menatapnya,
kuyakin pasti ada yang lebih pantas tuk menatap matahari itu dan tau ada cinta yang tulus dariku…

continue reading

Kesunyian Malamku

Dinginnya malam menemani hatiku
Yang terselimuti kesedihan akan rindu
Jalan khayalpun berjalan dari satu ke yang lain
Tapi tetap satu tak da yang lain “satu nama.”
Walau sudah kucoba

Gelapnya malam menemani hampanya asaku
Ada ?????? Ga, Ada ??????? Ga, dan tak ada satupun yang pasti
Sunyinya malam menemani heningnya kamarku
Air kerinduan pun mengalir seiring fajar datang menghampiri
Haruskah……. perlukah…….. ??????????????
Pejantan pun berkokok dan kuakhiri episode malam ini seperti malam-malam yang lalu

continue reading

Harapan Pilu

Aku terjaga di kala sepi
Langit nan pekat berarak di atap
dan butiran kecilpun turun perlahan dari angkasa
Iringi kesendirian dan kesunyian ini

Rusuk yang bergetar
Alunan nada yang memilukan hati
Hantarkanku ke dunia fana
Menatap langit dengan iba

Akankah malaikat kan turun dengan sayapnya
Nyanyikan lagu pengantar tidurku

continue reading

Mungkinkah

aku mungkin bukan pria terbaikmu
atau mungkin bukan kekasih impianmu
tetapi aku memujamu seolah kau diatas langit tak terjangkau
namun membuatku ingin selalu memelukmu

aku mungkin bukan lelaki cintamu
atau pendamping hidupmu
tetapi bagiku kaulah putriku
yang selalu menguatkan hidupku

Tak mungkinkah aku memilikimU?

continue reading

Rasa Sanyangku

Entah apa perasaan yg q rasa tentang mu..
Tp semakin ingin q genggam..
Bayang mu semakin menghilang dalam kegelapan.
Jika rindu ini memang milik mu..

Mengapa tak sedikit pun q bisa tw raut wajah mu..
Wajah seseorang yg slalu bisa bwt q semangat dan bangkit dr smua keterpurukan.
Wajah yg mampu hadirkan damai di hati q.
Saat q kalut..
Saat q gundah..
Saat q marah…
Saat q sakit dgn semua keadaan ini..

Apa smua yg q rasa tentang mu ini salah?
Apa mencintai mu jg salah?
Hanya sekedar menyayangi mu jg salah?
Jika semua memang salah..
Kenapa sang maha cinta menghadirkan rasa ini dlm hati q..?

Qu mohon mengertilah..
Qu hanya sekedar ingin menyayangi mu..
Sbg mana rasa syng seorang adik pd kakak’y.
Qu hanya ingin lihat kau bahagia..
Meski kau tak mungkin di samping q..

Karna cinta di antara qt tak blh bersatu.
Karna cinta ini hanya akan menimbulkan masalah br di hdp mu..
Dan juga dlm hdp q..
Jd izinkanlah aq hny tuk sekedar menyayangi mu..
Melihat senyum manis wajah mu..
Karna kaulah penyemangat q…

continue reading

Surat (cinta) untuk-Mu Tuhan

Aaahhh..
Mengapa selalu saja hanya bisa sebatas mengagumi..
Memandangi dari jauh tanpa bisa menyentuh..
Menghirup pesona namun tak berasa..

Hari ini aku jatuh (cinta) lagi, Tuhan..
Aku tidak tahu ini yang keberapa kali..
Aku bahkan tak ingat lagi..

Aku tahu aku mudah jatuh, Tuhan..
Terlalu mudah, bahkan..
Tapi setiap kali jatuh..
Aku yakin jatuhku itu nyata..
Karena seluruh tubuhku merespon kehadirannya..

Tuhan..
Kata orang jatuh itu indah..
Tapi mengapa yang kuingat hanya sakit..
Sakitnya jatuh tanpa bisa merengkuh..

Aku ingin seperti orang lain, Tuhan..
Mereka jatuh tapi tak pernah ingin bangkit..
Karena indahnya..

Tuhan..
Aku takut ketika nanti aku jatuh (lagi) dan tak ingin bangkit,
Aku hanya mampu memandangi dari jauh..
Tanpa bisa menyentuh..
Tanpa bisa merengkuh..
Sampai akhirnya hatiku mati dari rasa...

continue reading

Senantiasa

Senantiasa...
Ku mencoba tuk s’lalu ada
Saat kau menangisi duka
Atau saat berbagi tawa

Senantiasa...
Tak pernah cukup mudah
Namun hasrat membuatku bisa
Tentangmu adalah asa

Senantiasa...
Kuhindari menorehkan luka
Membuatmu s’lalu bahagia
Kemarin, kini dan sepanjang masa

continue reading

Mencintaimu

Mencintaimu bukanlah sebuah pilihan
Sebab hati tak mampu berpikir seperti logika
Datang tiba-tiba… hasrat ingin selalu berdua
Mencintaimu adalah rasa yang indah

Mereka hanya bisa melarang tanpa mengerti
Mereka hanya menolak tanpa berpikir bijak
Mereka hanya tak mau tanpa menelusuri kedalaman batinku
Mereka hanya bisa berpikir menurut mereka

Mencintaimu adalah sebuah karunia
Meski kau ada dunia juga tak selalu indah
Mencintaimu bangkitkan semangat sepenuh jiwa
Hadapi hari-hari yang tak selalu cerah

Semoga kelak mereka mampu mengerti
Semoga kelak mereka dapat menjadi bijak
Semoga kelak terbuka hati nurani
Semoga kelak terbuka pintu bahagia seutuhnya

continue reading

Letih

Letih… ku berdiri di bawah terik mentari
Semenjak engkau melangkah menjauh pergi
Hingga rambut ini mulai memutih
Masih… tak kutemui engkau kembali

Letih… hanya saja raga ini b’lumlah mati
Hingga jiwa terus saja meminta tuk menunggumu disini
Sampai engkau hadir…
Sampai larut penantian menjadi bagian dari takdir

continue reading

Kamis, Juli 22, 2010

Andai Ia Tahu

Masih berpijak pada tanah yang basah, masih bergoyah

Masih halus benang benang sutra itu melilit, masih terikat

Masih sunyi kegelapan hidupku, masih terdiam
Masih membumbung angan dan asa tentang aku dan dia, masih tak terlupan

Namun ku coba
Kucoba berikan sedikit udara 
Pada hatiku yang pengap
 Dan sempat pekat
Kucoba untuk pancangkan sebentuk kepercayaan

Pada dirinya
 Yang selama ini telah berusaha menyeka peluhku
Yang selama ini telah menyita sebagian perhatianku



Bukan lagi masalah waktu

Namun kali ini adalah bagaimana aku sanggup
Sanggup mengatakan padanya

Mengatakan apa yang kurasa


Jujur dari hati yang tersembunyi

Bahwa aku, aku tak akan pernah lagi mencintai dirinya yang tlah berlalu
Bahwa aku, aku tak akan mengingat bahkan menyebut nama penghianat cintaku

Bahwa aku, aku akan selalu beriringan dengamu tanpa bayang-bayang masa lalu

Bahwa aku, aku bersama cintaku akan membuatmu bahagia dan tersenyum selalu
Bahwa aku, aku akan selalu mencintaimu lebih dari diriku sendiri


Namun aku belum sanggup
Mungkin suatu saat aku bisa
Bisa mengatakan padanya

Apa yang selama ini aku rasa

Apa yang selama ini aku jaga

Apa yang selama ini aku dekap

Rapat dan terhalang


Tentang perasaaan hati

Tentang aku yang menyayangi
Tentang aku yang mencintai
Tulus dan Sepenuh hati

continue reading

Tentang Rasa

Masih berpijak pada tanah yang basah, masih bergoyah

Masih halus benang benang sutra itu melilit, masih terikat

Masih sunyi kegelapan hidupku, masih terdiam
Masih membumbung angan dan asa tentang aku dan dia, masih tak terlupaNamun ku coba

Kucoba berikan sedikit udara
Pada hatiku yang pengap
 Dan sempat pekat
Kucoba untuk pancangkan sebentuk kepercayaan

Pada dirinya

Yang selama ini telah berusaha menyeka peluhku

Yang selama ini telah menyita sebagian perhatianku



Bukan lagi masalah waktu

Namun kali ini adalah bagaimana aku sanggup
Sanggup mengatakan padanya

Mengatakan apa yang kurasa


Jujur dari hati yang tersembunyi
Bahwa aku, aku tak akan pernah lagi mencintai dirinya yang tlah berlalu

Bahwa aku, aku akan selalu beriringan dengamu tanpa bayang-bayang masa lalu

Bahwa aku, aku akan selalu mencintaimu lebih dari diriku sendiri


Namun aku belum sanggup
Mungkin suatu saat aku bisa 
Bisa mengatakan padanya

Apa yang selama ini aku rasa

Apa yang selama ini aku jaga

Apa yang selama ini aku dekap

Rapat dan terhalang


Tentang perasaaan hati

Tentang aku yang menyayangi

Tentang aku yang mencintai

Tulus dan Sepenuh hati

continue reading

Sabtu, Maret 27, 2010

Terbang Dalam Angan

Di malam sepi ini aku termenung..
Menatap kekosongan dengan mata tertutup..
Membayangkan kubangan yang melayang..
Dalam kesertamertaan yang mengambang..

Kuterlarut dalam samudera khayalan..
Layak bermimpi indah, dunia seakan di tangan..
Kuterbang bebas bagaikan burung di udara..
Dan terbang menukik bagaikan elang di angkasa..

Oh semuanya hilang sejenak bagai tertelan..
Keindahan dunia tersapu ke dalam serok pikiran..
Dan akupun meraih sgala bintang di atasnya..
Dan menaburnya di tanah dunia anganku…

Semuanya tampak indah dan serasa nikmat..
Hingga kutak ingin tersadar lagi dari angan ini..
Kuingin slalu terpenjam dan menulis cerita..
Meski lembarannya tersimpan dalam pikiran saja…

continue reading

Mentari Kecil

aku bukanlah benalu,…
yang hanya bisa tumbuh dan hidup
dari kehidupan “tumbuhan” lain
mengganggu dan merugikan “tumbuhan” itu

bukan pula ku layaknya hama
yang hanya bisa merusak “tumbuhan” orang lain
yang dapat dihancurkan kapan saja
ketika sang pemilik “tumbuhan” menemui titik kebencian

bukan pula q layaknya pungguk yang merindukan rembulan
berharap dapat q rasakan
keindahan akan sinarnya,…
disaat musim penghujan

tp q ingin menjadi mentari kecil
senantiasa pancarkan sinaran
berikan kehidupan pada setiap insan
senyuman senantiasa aku lemparkan
pertanda bahagia dengan kehidupan “tumbuhan” itu
juga kebahagiaan setiap insan…

continue reading

Silahkan berkomentar dan mengkritik
ataupun memberi saran yang bersifat
membangun! Terimakasih.